"Kokoh dan Menang"

Sabtu, 27 Januari 2018

PENYULUHAN PENYAKIT DIFTERI DAN DEMAM BERDARAH



Akhir-akhir ini sering kita dengar ditelevisi ataupun dari telinga ketelinga masyarakat, wabah penyakit difteri dan demam berdarah berkembang begitu pesat. Yang menyerang berbagai kalangan mulai dari kalangan anak-anak,  remaja sampai orang tua. Oleh karena itu dari kelompok kkn 23 universitas trunojoyo madura mengadakan penyuluhan atau pengenalan dan penanggulangan wabah penyakit tersebut. Yang dilaksanakan pada hari senin 22 januari 2018 jam 09:00 yang diisi langsung pemateri dari dinas kesehatan Puskesmas Desa Konang, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan. Kegiatan tersebut mendapat respon yang positif dari masyarakat desa konang yang terlihat begitu antusiasnya masyarakat untuk menghadiri penyuluhan tersebut.
Penyakit difteri sendiri merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri corynebacterium. Yang ditandai dengan adanya sakit tenggorokan, demam,  dan terbentuknya lapisan diamandel dan tenggorokan. Dalam kasus yang parah, infeksi bisa menjalar keorgan tubuh yang lain seperti jantung dan sistem saraf.  Yang bisa menyebabkan kematian.
Penyeberan bakteri ini sangatlah cepat, hanya dengan berinteraksidengan orang yang menderita penyakit tersebut bisa-bisa kita juga tertular dengan bau mulut atau percikan ludah dari orang tersebut. Salah satu cara penanggulangan secara dini untuk penyakit difteri ini hanya dengan melakukan imunisasi secara rutin, untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.    
            Selanjutnya yaitu penyakit demam berdarah dengue atau yang biasa disebut dengan DBD. Penyakit demam dengue disebabkan oleh virus dengue yang penyebarannya terjadi melalui gigitan nyamuk aedes aegypti dan aedes albopictus . karena diperantarai oleh kedua serangga tersebut, maka demam berdarah dengue tidak bisa menular dari orang keorang secara langsung layaknya penyakit flue.
Pencegahan Demam berdarah dapat dilakukan dengan 3M (Menguras, Menutup, & Mengubur)

Menguras : Menguras tempat penampungan air secara rutin, seperti bak mandi dan kolam. Sebab bisa mengurangi perkembangbiakan dari nyamuk itu sendiri. Atau memasukan beberapa ikan kecil kedalam bak mandi atau kolam. Sebab ikan akan memakan jentik nyamuk.
Menutup : Menutup tempat-tempat penampungan air. Jika setelah melakukan aktivitas yang berhubungan dengan tempat air sebaiknya anda menutupnya agar nyamuk tidak bisa meletakan telurnya kedalam tempat penampungan air. Sebab nyamuk demam berdarah sangat menyukai air yang bening.

Mengubur. Kuburlah barang – barang yang tidak terpakai yang dapat memungkinkan terjadinya genangan air.
Share:

1 komentar:

BTemplates.com

PROFIL DESA KONANG

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.